Untukmu Yang Masih Ragu Tentang Rizkimu

0
882

Untukmu Yang Masih Ragu Tentang Rizkimu

Ustadz Muhammad Elvi Syam Lc. MA

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

الله يبسط الرزق لمن يشاء ويقدر وفرحوا بالحياة الدنيا وما الحياة الدنيا في الأخرة إلا متاع

“ Allah melapangkan rizki kepada siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki).Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding akhirat” (QS ar-Ra’du:26)

Kepada Orang yang ragu akan rezkinya…

Kepada Seorang pemuda yang ragu melangkah maju untuk menikah, khawatir tidak bisa menghidupkan rumah tangga… Kepada orang tua yang membatasi anaknya hanya dua atau tiga saja, karena khawatir miskin…

Kepada siapapun yang bingung hidup… takut miskin,…

Kepada orang yang selalu mengeluh kesusahan hidup…. Dan masih banyak lagi

Simaklah nasehat emas dari ulama besar “Al Hasan Al Basri” :

قال الحسن البصري : قرأت في تسعين موضعا من القرآن أن الله قدر ارزاق وضمنها لخلقه ، وقرأتي موضع واحد ” الشيطان يعدكم الفقر ” : فشككنا في قول الصادق في تسعين موضعا ، وصدقنا قولالكاذب في موضع واحد

Hasan Basri berkata: aku telah membaca di sembilan puluh tempat (90 kali disebutkan) di dalam al Quran, bahwa sesungguhnya Allah telah menetapkan (mentaqdirkan) rezki dan menjamin rezki itu untuk makhlukNya, dan aku membaca (hanya) pada satu tempat “Syeitan menakut-nakutimu akan kefakiran” , lantas, (apakah layak) kita ragu terhadap perkataan yang maha benar di sembilan puluh tempat, sementara kita mempercayai perkataan pembohong (hanya) di satu tempat?

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أيها الناس اتقوا الله وأجملوا في الطلب، فإن نفسا لن تموت حتى تستوفي رزقها، وإن أبطأ عنها،فاتقوا الله وأجملوا في الطلب خذوا ما حل ودعوا ما حرم

“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari (rizki). Sesungguhnya tidaklah seseorang akan mati hingga habis(ketetapan) rizkinya. Apabila ditangguhkan darinya, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari (rizki). Ambillah yang dihalalkan dan tinggalkan yang diharamkan…” ( Shahih, HR Ibnu Majah: 2144, al-Baihaqi, Ibnu Hibban: 3239, dan lainnya)

Apakah setelah ini, kita masih ragu terhadap rezki kita yang telah ditetapkan Allah untuk kita?

Kesedihan karena miskin maupun kekhawatiran atas kemiskinan-menunjukkan bahwa keyakinan akan sifat Allah Maha Pemberi Rizki belum menghujam ke dalam dada.

Bersemangatlah……, maju…. Langkahkanlah kaki anda untuk maju ke depan… Tak perlu sedih atas perkara dunia yang luput dan jangan takut rizki di hari esok..

(Tulisan Ustadz Muhammad Elvi Syam Lc.MA dengan beberapa tambahan)

Artikel Ini Di Posting oleh Website Seindah Sunnah
_______________________
Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
_______________________
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654

Mohon konfirmasi setelahnya ke : Email : [email protected] atau Facebook Seindah Sunnah