Rumah Dan Peranan Pentingnya Dalam Pendidikan Umat

0
57

Rumah Dan Peranan Pentingnya Dalam Pendidikan Umat

Di Tulis Oleh : Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin, MA

Rumah memainkan peranannya yang sangat penting dalam pendidikan umat. Ia merupakan unit instusi pertama dan merupakan lembaga pendidikan pertama bagi masyarakat di mana hubungan antar individu di dalamnya merupakan salah satu jenis hubungan antar individu yang lansung. Di dalamnya akan terbentuk pribadi, dan di dalamnya akan terjadi pembentukan tahap pertama bagi pribadi yang siap bersosialisasi dengan lingkungannya.

Dari interaksi aktif di lembaga rumah-tangga ini pula, seseorang akan banyak memperoleh pengetahuan, kemahiran, kecenderungan, nilai-nilai, perasaan dan cara berpikirnya dalam menghadapi kehidupan.

Lembaga pendidikan dan pengajaran yang berbentuk rumah ini akan menjadi sangat positif jika dipersiapkan dengan baik, dimulai dari hadirnya seorang lelaki yang shaleh dan memahami agamanya meskipun secara garis besar. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan istri shalehah yang kelak akan mengerti tugas-tugasnya dalam mengelola rumah tangga dan anak-anak. Dari perkawinan antara laki-laki yang shaleh dengan wanita yang shalehah akan terbentuk rumah tangga yang shaleh. Di dalamnya akan berlangsung tarbiyah yang baik.

Syaikh Shâlih bin Fauzân al-Fauzân hafizhahullâh menjelaskan bahwa ayah sebagai penanggan jawab terbesar dalam rumah tangga berkewajiban mendidik keluarga serta putra-putrinya untuk menaati Allâh Azza wa Jalla, berkewajiban menumbuhkembangkan semua anggota keluarganya berdasarkan asas ketaatan kepada Allâh Azza wa Jalla . Dan tidak lupa untuk senantiasa mengiringinya dengan doa. Sebab, di antara doa yang dilantunkan oleh para nabi adalah doa khusus untuk kebaikan anak-anak dan keturunan.

Nabi Ibrahim, bapak para nabi, juga mendoakan anak-anak keturunannya. Beliau berdoa :

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

” Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenanan doaku [ Ibrâhîm/14:40 ]

Begitu pula Nabi Zakariyya, beliau berdoa :

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

” Zakariyya berdoa, “Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. [ Ali ‘Imrân 38]

Pada ayat ini, Nabi Zakariyya tidak berhenti dalam doanya untuk lahirnya keturunan saja, tetapi beliau lanjutkan dengan permohonan, keturunan yang baik. Sebab, keturunan yang baik merupakan keturunan yang sesungguhnya.

Dari rumah ini akan lahir anak shaleh yang selalu mendoakan orang tua, meskipun orang tua telah meninggal dunia. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

” Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka pahala amal perbuatannya terputus darinya, kecuali dari tiga hal ; dari sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya [ HR. Muslim ]

Intinya, di dalam rumah terdapat landasan-landasan pendidikan dan pengajaran Islam yang agung.

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.