3 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa

0
1298

3 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa

Setiap manusia pasti tidak pernah terlepas dari kesalahan atau terjatuh ke dalam lubang maksiat. Orang yang berbuat dosa, sudah biasa kita dengar. Mulai dari dosa-dosa yang kecil hingga yang paling besar, mungkin semuanya pernah dilakukan oleh manusia. Dan cara menyikapinya pun berbeda-beda, ada yang berlama-lama dalam melakukan perbuatan dosa dan tidak sadar akan dosanya tersebut, sehingga diantara mereka ada yang meninggal dalam keadaan sedang melakukan maksiat dan mereka adalah orang-orang yang merugi. Ada juga yang tatkala mereka berbuat dosa, mereka cepat-cepat mengingat dan kembali kepada Allah ta’ala dan tidak menunggu lama-lama untuk bertaubat. Mereka inilah yang paling baik dalam mengambil sikap.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

كل بني آدم خطاء وخيرخطائين التوابون

“ Semua anak adam pasti banyak berbuat kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang  yang bertaubat.”

Inilah keadaan manusia yang sesungguhnya. Suka bermaksiat dan melanggar ketetapan-ketetapan Allah ta’ala. Akan tetapi, disana terdapat 3 dosa besar yang kebanyakan menganggapnya biasa.  Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

عن أبي بكرة قال : كنا عند رسول الله ألا أنبئكم بأكبر كبائر ثلاثا : الإشراك بالله و عقوق الوالدين وشهادة الزور أو قول الزور. وكان رسول الله متكئا فجلس فما زال يكررها حتى قلنا ليته سكت

“ Dari Abu Bakrah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Suatu hari kami pernah bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam kemudian beliau bersabda : Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa-dosa besar yang paling besar ? ( Beliau mengucapkannya 3 kali ), yaitu : Berbuat Syirik kepada Allah,  Durhaka kepada kedua orangtua, Kesaksian palsu atau Berkata dusta. Dan ketika itu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam dalam keadaan bersandar kemudian beliau duduk dan senantiasa mengulang-ulang perkataan itu sampai kami ( Para Sahabat ) berkata : Mudah-mudahan beliau diam.” ( HR. Bukhari dan Muslim .)

1. BERBUAT SYIRIK KEPADA ALLAH

Syirik adalah menyekutukan Allah ta’ala dengan segala sesuatu di dalam segala bentuk ibadah. Yang mana ibadah tersebut mestinya ditujukan hanya untuk Allah ta’ala saja.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

قل إن صلاتي ونسكي و محياي و مماتي لله رب العالمين لاشريك له وبذلك أمرت و أنا أول المسلمين

“ Katakanlah ( Wahai Muhammad ) Sesungguhnya sholatku, Sesembelihanku, Hidupku dan Matiku hanya untuk Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan begitulah aku diperintahkan dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri.” ( QS. Al An’am : 162-163 )

Adapun syirik itu terbagi menjadi dua, syirik kecil dan besar. Contoh dari syirik kecil adalah riya’, yaitu Jika seseorang melakukan suatu kebaikan dalam rangka mendapat pujian orang lain. Adapun syirik besar seperti bersumpah dengan selain nama Allah ta’ala dan memberikan sesembelihan kepada kuburan-kuburan dan lain-lainnya. { Baca Juga : 7 Perkara Yang Membinasakan Manusia }

Perbuatan syirik ini merupakan suatu kedzaliman yang sangat besar, karena seorang yang telah berbuat syirik maka dia telah meletakkan ibadah bukan pada pada tempatnya. Sebagaimana ketika Luqman Al Hakim berkata kepada puteranya :

إن الشرك لظلم عظيم

“ Sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” ( QS. Luqman:13 )

Dan dosa syirik ini tidak akan diampuni oleh Allah ta’ala kecuali dengan taubat yang sungguh-sungguh sebelum seseorang kedatangan mautnya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفرما دون ذلك لمن يشاء

“ Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan akan mengampuni yang selainnya bagi siapa yang Dia kehendaki.” ( QS. An Nisa : 48 ) 

Dan karena ini, Allah l mengancam dengan keras bagi orang-orang yang menyekutukan-Nya, bahwa akan diharamkan bagi mereka surga dan mereka akan kekal di dalam neraka. Allah berfirman:

إنه من يشرك بالله فقد حرم الله عليه الجنة و مأواه النار

“ Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka.” ( QS. Al-Maidah:72 )


Baca Juga : Awas Pebuatan Syirik

2. DURHAKA KEPADA KEDUA ORANGTUA

 

Fenomena yang sangat menyedihkan di kalangan pemuda-pemuda islam pada zaman ini, bahwasanya mereka telah melupakan kedua orangtua mereka dengan mendurhakainya. Apakah mereka tidak mengetahui bagaimana pengorbanan kedua orangtuanya ketika dia masih kecil? Terutama seorang ibu. Yang mana dia telah melahirkannya dan merawatnya sampai dia tumbuh menjadi seorang pemuda. Maka tidak diragukan lagi bahwa berbakti kepada kedua orangtua hukumnya adalah wajib atas setiap anak dan durhaka  kepada keduanya merupakan dosa yang besar dan ancamannya tidak akan masuk surga. Nabi n telah bersabda :

رغم أنف ثم رغم أنف ثم رغم أنف. قيل من يا رسول الله ؟ قال:من أدرك أبويه عند الكبر أحدهما أو كلاهما فلم يدخل الجنة

“ Sungguh telah merugi, Sungguh telah merugi, Sungguh telah merugi. Dikatakan kepada Nabi  Shalallahu ‘alaihi wa salam : Siapa itu wahai Rasulullah ? Beliau berkata: Barangsiapa yang mendapati kedua orangtuanya dalam keadaan sudah tua salah satunya atau keduanya tetapi dia tidak bisa masuk  ke dalam surga.” ( HR. Muslim )

Berbakti kepada kedua orangtua yaitu dengan berkata lembut kepada mereka bahkan hanya berkata “ah” saja tidak boleh, menghormati keduanya dan berbuat baik kepada keduanya.

Allah ta’ala befirman :

وقضى ربك ألا تعبدوا إلا إياه وبالوالدين إحسانا إما يبلغن عندك الكبر أحدهما أو كلاهما فلا تقل لهما أف ولا تنهرهما و قل لهما قولا كريما

” Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orangtua. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-keduanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. ( QS. Al-Isra’:23 )

Berbakti kepada orangtua tidak hanya ketika mereka masih hidup. Setelah orangtua meninggal pun masih ada kewajiban berbakti bagi seorang anak. Yaitu dengan selalu mendoakan keduanya dan menyambung tali silaturrahmi diantara teman-teman mereka berdua. { Baca Juga  : Akibat Memperlakukan Ibu tidak Sopan}

3. BERSAKSI PALSU ATAU BERKATA DUSTA

Di zaman sekarang ini, mulai jarang kita jumpai orang-orang yang bersaksi atas sesuatu sesuai dengan kebenaran ataupun jujur dalam berkata. Orang yang bersaksi sesuai dengan kebenaran di lapangan maka akan terancam keselamatan dirinya dan keluarganya. Padahal Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam telah memperingatkan kita akan bahaya berdusta ini.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

إياكم و الكذب فإن الكذب يهدي إلى الفجور و إن الفجور يهدي إلى النار

“ Hati-hatilah kalian dari berdusta, karena dusta itu menjerumuskan ke dalam perbuatan keji, dan perbuatan yang keji itu akan memasukkannya ke dalam neraka. ( HR. Bukhari dan Muslim )

Bersaksi dan berkata dengan jujur ini membutuhkan kesabaran dan keteguhan yang besar di dalam segala hal, walaupun ketika bercanda. Sungguh, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam menjamin bagi orang yang bisa meninggalkan perbuatan dusta dengan sebuah rumah di surga.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

أنا زعيم لبيت في وسط الجنة لمن ترك الكذب و لو كان مازحا

“ Aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan perbuatan dusta walaupun ketika bercanda.” ( HR. Abu Dawud )  

Demikianlah ulasan singkat tentang 3 dosa besar yang paling besar, Agar kita bisa menghindari dari terjerumus dalam dosa-dosa tersebut.

Semoga Allah ta’ala  selalu memberikan kita taqwa dan selalu meneguhkan diri kita di atas kebenaran. Dan semoga Allah ta’ala selalu menjaga kita dari perbuatan dosa. Amiin. Wallahu a’lam. ( Redaksi )

NB : Demi menjaga kehormatan saudara kita, mohon di sertakan sumber dan linknya ketika share artikel dari kami, Jazakumullahu Khairan

====================================
Daftar Whatsapp Nasehat Seindah Sunnah

Nama # Umur # L/P # Alamat kirim ke +62 852 1119 3332 ( Registrasi via Whatsapp langsung bukan via Sms )

Artikel Ini Di Posting oleh Website Seindah Sunnah
_______________________
Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
_______________________
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654

Mohon konfirmasi setelahnya ke : Email : [email protected] atau Facebook Seindah Sunnah


LEAVE A REPLY