Qadha’ Ramadhan, Tidak Ada Kewajiban Menggantinya Kecuali Hari yang ia Tinggalkan

0
64

Qadha’ Ramadhan, Tidak Ada Kewajiban Menggantinya Kecuali Hari yang ia Tinggalkan

Pertanyaan :

Ada seorang wanita yang telah mengqadha’ puasa Ramadhan disebabkan karena haid, lalu saat ia mengqadha’nya ia mengalami haid juga pada hari tersebut, apakah ia mengqadha’ lagi dengan satu hari atau dengan dua hari ?

Jawaban :

Tidak ada kewajiban baginya kecuali mengqadha’ hari-hari yang ia tidak puasa pada bulan Ramadhan, karena puasa qadha’nya yang ia juga mengalami haid tersebut sebagai pengganti dari puasa Ramadhan bukan puasa wajib baru.

Ibnu Hazm berkata di dalam Al Muhalla (6/271) : “Dan barang siapa yang membatalkan dengan sengaja pada puasa qadha’ Ramadhan, maka tidak ada kewajiban baginya kecuali mengganti satu hari saja; karena mewajibkan qadha’ adalah mewajibkan syari’at yang tidak diizinkan oleh Allah.

Ada riwayat yang shahih dari Rasulullah bahwa beliau telah mengqadha’ pada hari tersebut dari bulan Ramadhan, maka tidak boleh ditambah dengan hari lain, tanpa ada dalil teks atau ijma’”.

Telah disebutkan di dalam At Taaj wa Al Iklil: “Barang siapa yang membatalkan puasa qadha’ Ramadhan, maka ia mengqadha’nya sebanyak satu hari”. (3/387)

Wallahu A’lam

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
  • Tanya Jawab Seputar Universitas Islam Madinah ke +62 8533 7555 132 atau klik ini 
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 8533 7555 132
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 8533 7555 132

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.