Jika Dilamar Pria Perokok, Jangan Terima Lamarannya

0
153

Jika Dilamar Pria Perokok, Jangan Terima Lamarannya

Di Tulis Oleh : Ustadz Ammi Nur Baits حفظه الله تعالى

Pertanyaan :

Jika ada pria perokok yang melamar, apakah boleh diterima. Terus terang, hampir semua wanita keberatan punya suami perokok. Tapi… sementara ini, dia yang serius maju. Apa ada pertimbangan lain.

(Ana Nur)

Jawab :

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebagaimana lelaki disarankan untuk memilih calon istri yang shalihah, wanita juga disarankan untuk memilih calon suami yang shalih. Karena predikat ini menyangkut kebahagiaannya di masa mendatang, selama dia mengarungi bahtera rumah tangga.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan, orang yang asal-asalan dalam memilih jodoh, adalah orang yang celaka.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Umumnya wanita itu dinikahi karena 4 pertimbangan : hartanya, nasabnya, parasnya, dan agamanya. Pilihlah yang memiliki agama, jika tidak maka kamu akan celaka.” ( HR. Bukhari 5090, Muslim 3708, dan yang lainnya).

Kalimat dalam hadits : ‘Taribat yadaka’ yang jika diterjemahkan tekstual berarti, ‘Kamu melumuri tanganmu dengan tanah’ artinya kamu akan terhina, sengsara.

Ada pelajaran menarik yang disampaikan an-Nawawi ketika menjelaskan hadits ini :

وفي هذا الحديث الحث على مصاحبة أهل الدين في كل شيء لأن صاحبهم يستفيد من أخلاقهم وبركتهم وحسن طرائقهم ويأمن المفسدة من جهتهم

Dalam hadits ini, terdapat anjuran untuk memilih teman hidup yang agamanya baik dan semua perilakunya. Karena yang menjadi pendampingnya akan mendapatkan manfaat dari akhlaknya yang baik, keberkahannya, dan perilakunya yang indah. Serta minimal, dia bisa merasa aman dari kerusakan yang ditimbulkan temannya. ( Syarh Shahih Muslim, 10/52)

Ketika anda menikah, berapa lama anda akan bersama pasangan anda?

Tentu semua berharap, pernikahan ini langgeng sampai akhir hayat. Sehingga suami, maupun istri diharapkan bisa menjadi teman hidup abadi di dunia.

Apa yang bisa anda bayangkan, ketika selama perjalanan yang tanpa batas itu, anda ditemani manusia yang sangat tidak anda sukai karakternya? Memiliki kebiasaan yang sangat mengganggu diri anda.

Membuat polusi rumah anda..

Posisi anda menjadi korban perokok pasif…

Belum lagi anak anda yang sangat mungkin jadi korban sejak bayi…

Bajunya, bau tembakau

Mulutnya, bau nikotin

Nafasnya, bau arap rokok…

Di mana istri akan bisa mendapatkan kenyamanan jika ditemani lelaki semacam ini?

Dan seperti yang anda sampaikan, wanita mana yang suka dengan pasangan perokok..

Setidaknya, apa yang dinyatakan Imam an-Nawawi di bagian akhir, tidak terpenuhi, “merasa aman dari kerusakan yang ditimbulkan temannya.”

Padahal rokok semua isinya merusak!

Tapi istri dipaksa untuk toleran dengan segala dampak buruk rokok suami.

Ketika dilarang, dia marah… lebih membela rokok dari pada keluarganya.

Perokok hanya bisa dimengerti dan tidak pernah mau mengerti…

Kecuali jika istri suka latihan tahan nafas ketika bersama suaminya.

Kami tidak membahas dari sudut pandang hukum rokok. Karena tidak ada perokok yang bersedia ketika disebut bahwa rokok itu haram.

Pecandu yang haram, dia orang fasik. Dan tidak selayaknya, seorang muslimah memiliki suami yang fasik.

Allahu a’lam…

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits

Via Konsultasi Syariah

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.