Renungan Bencana Asap

0
1294

RENUNGAN BENCANA ASAP

Mengenai Bencana Asap yg melanda sebagian daerah di negeri tercinta ini, Cobalah kita sejenak membaca dan merenungi firman Allah yaitu surat Ad Dukhon (asap).

Ternyata asap adalah salah satu bentuk siksaan dari Allah Ta’ala. Artinya, asap adalah salah satu tentara Allah yang dikirim untuk memberi peringatan kepada manusia, seperti halnya air bah yang dikirim untuk menenggelamkan kaum Nuh, teriakan keras yang dikirim untuk menghancurkan kaum Tsamud, dan badai yang pernah dikirim untuk menghancurkan kaum Ad.

(فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ)
(يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ)

” MAKA TUNGGULAH HARI KETIKA LANGIT MEMBAWA KABUT ASAP YANG NYATA, YANG MELIPUTI MANUSIA. INILAH AZAB YANG PEDIH.” ( QS Ad-Dukhon: 10-11 ).

Di dalam surat Ad Dukhan ini pula terdapat doa yang baik untuk dibaca banyak-banyak ketika kita ingin terbebas dari bencana asap seperti ini.

Doa itu berbunyi:

ربنا اكشف عنا العذاب إنَّا مؤمنون

” YA TUHAN KAMI, HILANGKANLAH DARI KAMI AZAB INI, SESUNGGUHNYA KAMI ORANG YANG BERIMAN.”

Doa ini menarik setidaknya dari beberapa sisi:

– Pertama : Ia diawali dengan panggilan kepada Allah Ta’ala dengan kata “Rabb” yang berarti Dzat yang mengatur, mengendalikan dan merancang segala sesuatu. Dalam artian sempit, Allah dengan kata Rabb ini adalah Dzat yang mengatur dan mengendalikan datang dan perginya asap.

-Kedua : kata iksyif pada mulanya berarti membuka sesuatu yang tertutup. Penggunaan kata ini tentu sangat tepat karena asap memang menutupi segala sesuatu. Menutupi pandangan, menutupi pernapasan, menutupi kebebasan bergerak, dan lain-lain. Sehingga ketika kita minta dihilangkan asap itu, kita minta agar Allah membukanya dari diri kita.

– Ketiga : doa ini diikuti dengan pengakuan keimanan “Sesungguhnya kami orang yang beriman”.

Pengakuan seperti ini penting, paling tidak, untuk ‘mendatangkan’ rasa kasih sayang Allah. Seakan-akan kita berkata, ” Ya Allah, meskipun kami ini banyak berbuat dosa, tapi kami ini tetaplah hamba-hambamu yang beriman, kami tetap mengesakan Engkau, kami tidak menyekutukan Engkau. Maka kasihanilah kami, lenyapkan azab ini dari kami, karena sesungguhnya Engkau maha belas kasih terhadap hamba-hamba-Mu yang beriman.”

Dan setelah mengakui keimanan dengan lisan, maka selanjutnya kita mesti mengakuinya dengan perbuatan kita.

– KEEMPAT : pada beberapa ayat setelah doa itu, Allah menjawab dengan mengatakan, ” SUNGGUH KAMI AKAN MENGHILANGKAN AZAB TERSEBUT AGAK SEDIKIT.”

Ya, setelah doa tadi diucapkan, Allah ta’ala menjanjikan akan menghilangkan azab tersebut sedikit terlebih dahulu.

Dihilangkan sedikit azab sedikit tersebut untuk menguji apa yang selanjutnya akan kita lakukan?!
Apakah selanjutnya kita menambah ketaqwaan atau justru sebaliknya.

Beberapa titik asap yang sudah berkurang di sebagian daerah jangan sampai membuat kita kembali kepada dosa-dosa kita.

Ketika kembali ingkar, maka Allah akan memberikan hukuman lain yang lebih besar. Wallahul Musta’an
____________________________
Akhukum Fillah Abu Ya’la
Perum Vila Nusa 2 Bogor.

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.