Kebutuhan Manusia Kepada Hidayah 

0
44

Kebutuhan Manusia Kepada Hidayah

Di Tulis : Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA

HAKIKAT HIDAYAH ADALAH : “ ILMU YANG BERMANFAAT DAN AMAL SHOLEH”.

1. Manusia membutuhkan ilmu dan amal dalam setiap waktu.

Kebutuhan seorang kepada ilmu melebihi kebutuhan kepada makanan dan minuman.

Makan dan minum cukup satu atau dua kali sehari, sedang kebutuhan kepada ilmu sebanyak jumlah pernapasannya.

lmu dan amal tidak bisa dipisahkan, keduanya memiliki kolerasi yang sangat erat.

lmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah, tidak berguna bahkan mendatangkan murka.

Amalan tanpa ilmu tidak diterima karena kesesatan yang nyata, karena hakikat hidayah adalah gabungan antara ilmu dan amal sebagaimana yang telah diutarakan.

Hakikat jalan yang lurus adalah melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan pada waktunya, tentu ini membutuhkan ilmu dan irodah (keinginan).

Seorang hamba membutuhkan ilmu untuk mengetahui perintah dan larangan serta membutuhkan keinginan yang kuat untuk bisa mengamalkan perintah dan kebencian yang besar terhadap larangan agar bisa meninggalkannya.

Nah, ilmu dan keinginan secara detail tidak mungkin dikuasai dalam satu waktu akan tetapi seiring dengan perjalanan waktu, dengan demikian seorang hamba membutuhkan pertolongan dan bimbingan Allah agar Dia mencurahkan kepadanya berbagai ilmu dan menanamkan dalam hatinya keinginan yang kuat yang bisa menuntunnya untuk mendapatkan hidayah kepada jalan yang lurus.

Benar, ia telah mendapatkan hidayah secara umum, menyakini kebenaran al qur’an, kebenaran Rasul dan islam, akan tetapi hal itu tidak cukup kalau tidak mendapatkan rincian hidayah dalam setiap apa yang akan dikerjakan dan yang ditinggalkan dari berbagai perkara yang kebanyakan akal manusia kebingungan dalam mengetahuinya disebabkan hawa nafsu yang telah menguasainya dan syubuhat serta syahwat yang telah mendominasi hidup mereka. Lihat “Majmu’ fatawa” (14/37-38)

Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah menjelaskan : “Hidayah adalah nikmat Allah yang paling mulia atas seorang hamba, oleh karena itu Allah perintahkan kita untuk memohon kepada-Nya petunjuk kepada jalan yang lurus sehari semalam dalam sholat lima waktu, sesungguhnya seorang hamba membutuhkan untuk mengenal kebenaran yang mendatangkan ridho Allah dalam setiap aktivitas lahir dan batinnya, apabila ia telah mengetahuinya maka dia membutuhkan Dzat yang mengilhamkan dan menjadikan dalam hatinya keinginan kepada kebenaran, kemudian kepada Dzat yang menjadikannya mampu melakukan kebenaran. Dan sebagaimana yang dimaklumi bahwa apa yang tidak diketahui oleh seorang hamba jauh lebih banyak dari apa yang ia ketahui dan apa yang ia ketahui terkadang dirinya tidak menginginkan hal itu, kalaulah bukan karena keinginannya tentu dia tidak mampu melakukan kebanyakan dari kebenaran itu, oleh karenanya dia selalu membutuhkan hidayah dalam setiap keadaan”

Lihat : Igatsatul Lahfaan (2/175) cet. Dar Al-Kutub Ilmiyah, dan (2/904) cet. Dar Ibul Jauzi.

Artikel Ini Di Posting oleh Website Seindah Sunnah
_______________________
Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
_______________________
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654

Mohon konfirmasi setelahnya ke : Email : [email protected] atau Facebook Seindah Sunnah


LEAVE A REPLY