Tuhan 9 Cm, Sungguh Luar Biasa Pesonamu

0
1106

Membaca judul postingan tersebut, saya yakin kebanyakan dari kita sudah paham dan tahu apa maksud di balik kalimat Tuhan 9 cm ? Yaa itulah sesuatu yang biasa kita sebut barang tersebut dengan rokok. Mengapa barang tersebut bisa disebut dengan  tuhan 9 cm ? Kita tahu rokok ukurannya tak lebih dari 9 cm, kecil memang akan tetapi orang yang sudah kecanduan atau sering merokok sangatlah sulit baginya untuk meninggalkannya atau berhenti sejenak, Sampai – sampai kita dengar dari sebagian orang, ada yang mengatakan “tiada hari tanpa rokok”.

Padahal Kementrian Kesehatan Indonesia pun telah mengeluarkan peringatan akan bahayanya rokokj dan merokok, Mereka menyimpulkan bahwa angka kematian semakin bertambah pada setiap tahunnya disebabkan oleh rokok. Maka, dibuatlah  gambar-gambar ataupun slogan-slogan yang menyinggung para penghisap rokok. Seperti, “Rokok Membunuhmu” disertai dengan gambar-gambar yang mengerikan. Seperti, gambar paru-paru yang berwarna hitam pekat yang diakibatkan oleh rokok. Tapi, mengapa masih banyak orang yang menggandrungi rokok? Apakah mereka belum sadar akan bahaya yang di timbulkan oleh rokok ini ? Bahkan tak jarang kita temui peringatan akan bahaya rokok ini terpampang dengan jelas di jalan – jalan maupun di surat kabar, baik dimuat di televisi maupun di koran-koran?

Berikut ini ulasan singkat tentang kandungan, bahaya, dan bagaimana tanggapan Islam tentang rokok.

KANDUNGAN DI DALAM ROKOK

Seperti yang kita ketahui bahwa rokok mengandung berbagai racun yang mematikan. Seperti nikotin, tar, hidrogen sianida, dan zat-zat kimia lainnya yang berbahaya.

Inilah beberapa racun yang terkandung dalam sebatang rokok. Bahkan, ada yang berkata tentang bahayanya rokok :“Di dalam khamr ( Minuman Keras ) terdapat sekitar 14 racun yang mematikan, maka ia di haramkan oleh Ajaran Agama Islam, Sedangkan di dalam sebatang rokok terdapat sekitar 4000 racun yang mematikan.” Akan tetapi masih banyak perokok yang belum sadar akan bahaya ini.

DAMPAK BURUK ROKOK BAGI KESEHATAN

Setiap perbuatan yang telah dikerjakan oleh seseorang pasti memilik dampak terhadap dirinya sendiri. Seperti orang yang merokok, walaupun dia sangat menikmati rokoknya tersebut. Akan tetapi, sesungguhnya dia tidak sadar bahwa dia telah mendorong dirinya sendiri ke jurang kematian.

Allah ta’ala berfirman :

(( ولا تقتلوا أنفسكم ))

“ Dan janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri.” (QS. An-Nisa’:29) 

Sudah tak asing lagi bagi kita bahwa rokok mengandung berbagai racun yang mematikan dan menyebabkan berbagai macam penyakit. Maka tak heran kalau ada slogan yang tertera pada bungkus rokok, “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, paru-paru, impotensi, dan gangguaan kehamilan dan janin.” Bayangkanlah ! Betapa mengerikannya penyakit-penyakit tersebut jika semua penyakit itu masuk ke dalam tubuh seseorang. Dan bagaimana kalau dia sudah merasakannya, maka penyesalanlah yang tersisa atas perbuatannya itu, karena dia telah melanggar ketetapan dan kesepakatan dokter-dokter di dunia akan bahayanya.

TINJAUAN SECARA SYARIAT TENTANGNYA

Mungkin kita merasa heran, mengapa subjudul di atas mengenai rokok dalam tinjauan syariat, Padahal rokok tidak pernah dikenal di zaman Nabi Shalallahu ‘alaihi wa salam. Perlu kita ketahui bahwa merokok merupakan adat orang-orang kafir yang mana sekarang banyak dari kaum muslimin yang malah melestarikan adat tersebut. Padahal, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam telah bersabda :

 (( من تشبه بقوم فهو منهم ))

“ Barang siapa yang meniru suatu kaum maka dia termasuk dari mereka.” 

Maka kita bisa simpulkan bahwa barang siapa yang merokok maka dia telah meniru perbuatan orang-orang kafir yang tidak mengetahui agama.

Para ulama telah bersepakat bahwa merokok hukumnya adalah haram. Karena dia termasuk perbuatan yang buruk, Allah ta’ala berfirman  :

(( يَأمُرُهُم بِالمعروف وينهاهم عن المنكر ويحل لهم الطيبات ويحرم عليهم الخبائث ))

“ Dia (Muhammad) yang menyuruh mereka untuk berbuat baik dan melarang mereka dari perberbuatan mungkar dan menghalalkan kepada mereka apa saja yang baik dan mengharamkan apa saja yang buruk.” ( QS Al Maidah : 4 )

Dan rokok termasuk Al Khobits ( sesuatu yang buruk ) yang dimaksudkan dalam ayat di atas. Dan segala sesuatu yang memabukkan adalah termasuk Al Khobaits yang diharamkan. Bisa kita saksikan bersama betapa terlenanya para perokok sampai mereka dimabukkan oleh sesuatu yang buruk tersebut. Maka tak salah jika hari-hari mereka diisi dengan menghisap rokok dan mereka tidak bisa meniggalkannya.

Kita telah mengetahui bagaimana seluk beluk rokok mulai dari isinya, zat-zat racunyang terkandung di dalamnya hingga dampak-dampak negatif yang disebabkan olehnya. Dan dampak rokok yang paling jelas, sudah terpampang di bungkus-bungkus rokok itu sendiri yaitu tulisan “Merokok Membunuhmu”.

Allah ta’ala berfirman :

(( ولا تلقوا بأيديكم إلى التهلكة ))

“ Dan janganlah kalian menjurumuskan diri-diri kalian ke dalam jurang kebinasaan.” ( QS. Al Baqarah : 195 )

Dalam ayat di atas, Allah k memerintahkan para hambanya untuk tidak menjerumuskan diri-diri mereka ke dalam jurang kebinasaan. Merokok adalah salah satu hal yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kebinasaan. Karena, semakin sering seseorang merokok maka semakin besar pula kemungkinan ia akan terjangkit sebuah penyakit yang membuatnya meninggal.

Dan apakah terbesit dalam pikiran seorang perokok, berapa banyak uang yang dia keluarkan untuk membeli rokok dalam satu hari? Barangkali bisa mencapai puluhan ribu  bahkan ratusan ribu. Ini merupakan suatu pemborosan.

Allah ta’ala telah berfirman:

 ((ولا تبذر تبذيرا ))

“ Dan janganlah kamu menghamburkan-hamburkan hartamu secara boros.” ( QS. Al-Isra’:26 )

Alangkah baiknya jika uang tersebut digunakan untuk berinfaq kepada orang yang membutuhkan.

PANDANGAN  MASYARAKAT TERHADAPNYA

Sudah jelas bagi kita semua madharat ( bahaya-bahaya ) rokok dari tinjauan syariat maupun kesehatan. Bahkan, orang yang merokok secara pasif lebih besar kemungkinan terjangkit penyakit daripada perokok aktif. Dan ini merupakan sebuah kedhaliman. Padahal, Allah telah mengharamkan perbuatan dhalim.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda dalam sebuah hadits qudsi, bahwa Allah ta’ala berfirman :

(( يا عبادي إني حرمت الظلم على نفسي وجعلت بينكم محرما فلا تظالموا ))

“ Wahai hamba-hambaku ! Sesungguhnya aku telah mengharamkan atas diriku kedhaliman dan aku telah menjadikannya ( kedhaliman ) haram atas kalian semua. Maka,  janganlah kalian saling berbuat dhalim .” (HR. Muslim)

Dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam juga pernah bersabda dalam haditsnya:

 (( لا ضرر و لا ضرار ))

“ Tidak boleh membuat kemudharatan dan tidak boleh membalas dengan kemudharatan.” ( HR. Ibnu Majah dan Ad-Daruquthni )

Maka mari kita lihat realita di zaman sekarang ini. Bagaimana para perokok begitu bebasnya menghembuskan asap rokoknya dimana pun mereka berada, seperti di angkutan umum dan tempat-tempat umum lainnya. Apakah mereka tidak sadar bahwa rokoknya tersebut dapat membahayakan kesehatan orang-orang yang ada di sekitarnya ? Maka ini termasuk kedhaliman yang besar yang Allah ta’ala haramkan.

PENUTUP

Dari sini, maka telah jelas bagi kita semua bahwa rokok adalah haram. Karena merokok merupakan pembunuhan secara perlahan terhadap diri perokok tersebut.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi sebuah cambuk bagi mereka yang masih sering menghisap rokok dan segera meninggalkan perbuatan buruknya tersebut. Semoga Allah k menjaga kita semua dari rokok ini dan memberikan keistiqomahan bagi mereka yang sudah berusaha meninggalkan rokok serta membukakan hati-hati para penghisapnya. Wallahu A’lam.

Musa Jundana Ihsan bersama tim

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.