Bagaimana Hukum melakukan operasi elektif di bulan Ramadhan

0
73

Bagaimana Hukum melakukan operasi elektif di bulan Ramadhan

Pertanyaan :

هل يمكنني إجراء عملية جراحية غير طارئة لمريض بناءً على طلبه في رمضان مما يجعله يفطر؟

” Bolehkah saya melakukan operasi bedah yang tidak bersifat darurat di bulan Ramadhan atas permintaan pasien, dengan catatan apabila operasi dilakukan akan menyebabkan pasien tidak akan mampu untuk berpuasa (karena dalam kondisi pemulihan) ?”

Jawaban :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد:

فإذا كانت العملية غير طارئة ولا يتأذى المريض بتأخيرها إلى ما بعد رمضان، فإن الأولى أن تؤخر إلى ما بعد رمضان حتى يصوم الشهر كاملا وبالتالي تبرأ ذمته منه ، أما إذا قدر الطبيب أن العملية لا بد منها، وأن تأخيرها سيعرض المريض للخطر، فإنه يجريها له، ولا حرج على أحد منهما لوجود العذر.

والله أعلم

“ Apabila operasi bedah tersebut tidak urgen dan pasien tidak akan terluka apabila jadwal operasi diundur setelah Ramadhan, maka yang utama adalah mengundur pelaksanaan operasi tersebut setelah Ramadhan sehingga pasien bisa berpuasa sebulan penuh dan bisa melepas beban kewajibannya untuk berpuasa.

Jika dokter berasumsi bahwa operasi tersebut harus dilakukan dan apabila diundur akan menyebabkan kondisi pasien dalam bahaya, maka silakan operasi tersebut dilakukan atas permintaan pasien dan tidak ada dosa atas keduanya dikarenakan adanya udzur yang mengizinkan operasi tersebut dilakukan. Wallahu a’lam ”

📚 Sumber: Fatwa Islamweb

http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&lang=&Option=FatwaId&Id=25768

Artikel Ini Di Posting oleh Website Seindah Sunnah
_______________________
Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
_______________________
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654

Mohon konfirmasi setelahnya ke : Email : [email protected] atau Facebook Seindah Sunnah


LEAVE A REPLY