Adakah Sholat Syukur itu ?

0
1110

Bismillah……

Assalamu’alikum warohmatullohi wabarokatuh

Segala puji bagi Allah ta’ala yang telah menyempurnakan agama islam. Mungkin sebagian dari kita Ada yang bertanya, adakah Sholat Syukur itu?

Maka di sini Insyaallah kami akan memaparkan Fatwa Syaikh Utsaimin Rahimahullah tentang masalah ini

 

سأل سائل ويقول هل في شريعتنا الغراء صلاة تسمى صلاة الشكر وما كيفيتها؟
جواب السؤال
لا أعلم في السنة صلاة تسمى صلاة الشكر ولكن فيها سجوداً يسمى سجود الشكر وذلك فيما إذا تجدد للإنسان نعمة غير النعمة المتواترة، فإن نعم الله سبحانه وتعالى متواترة كما قال تعالى (وإن تعدوا نعمة الله لا تحصوها) لكن أحياناً تأتي نعمة متجددة لم تسبق من قبل أو سبقت لكنها ليست مستمرة فإذا حدث مثل هذا فإنه يسن للإنسان أن يسجد لله شكراً فيقول الله أكبر ويقول في سجوده سبحان ربي الأعلى ويثني على ربه عز وجل بالكمال وبما أنعم، وبشكره على ما أنعم به من هذه النعمة التي حصلت له ثم يقوم بدون تكبير ولا سلام، والقول الراجح في سجود الشكر أنه لا تشترط له طهارة لأن النعم قد تأتي مباغتة من غير أن يستعد الإنسان لها بطهارة فإذا ذهب يتطهر فات محلها، وإن سجد سجد وهو على غير طهارة والصحيح أن ذلك جائز ولا بأس به.

Artinya :

“Ada seseorang yang bertanya Apakah di syari’at agama islam ada Sholat yang bernama Sholat Syukur dan bagaimana caranya ?”

Jawaban Soal

“Aku tidak mengetahui Di dalam Sunnah ada sholat syukur, akan tetapi di dalam sunnah adanya sujud syukur dan itu terjadi ketika datang nikmat dari Allah Yang tidak terhitung banyaknya,  dan sesungguhnya nikmat Allah ta’ala sangatlah banyak Allah bersabda (وإن تعدوا نعمة الله لا تحصوها) Jika engkau menghitung hitung nikmat Allah niscaya engkau tidak dapat menghitungnya terkadang banyak nikmat yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya atau kita telah mendapatkannya akan tetapi nikmat itu tidak datang terus menerus, jika sampai kepadanya hal seperti ini maka bagi setiap manusia untuk bersujud syukur kepada Allah dan dia berkata Allahu akbar kemudian hendaknya dia berdo’a di dalam sujudnya subhanarabbiala’la dan hendaknya dia juga memuji Allah ta’ala dan mensyukurinya atas apa yang telah Allah berikan kemudian dia berdiri tanpa takbir dan salam. Dan perkataan yang benar bukan termasuk syarat Bersuci sebelum sujud Syukur karena nikmat Allah terkadang datang dengan tiba tiba, dan jika dia pergi untuk bersuci maka akan hilang keutamaan pada saat dimana nikmat itu dia dapatkan. Dan jika sujud Syukur dalam keadaan belum bersuci maka itu dibenarkan dan tidak mengapa”

Wallahua’lam

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.