​Apa Hukum Mencharge Handphone dengan Listrik Milik Masjid

0
630

Apa Hukum Mencharge Handphone dengan Listrik Milik Masjid ?

Jawab :

“Tidak boleh mencharge handphone memakai listrik masjid, karena listrik masjid tidak boleh dipakai untuk kepentingan pribadi. Maka tidak boleh bagi seseorang misalnya, menghubungkan kabel dari listrik masjid kerumahnya.
Dan (perlu diketahui), kaidah menurut ulama bahwa; harta yang diwakafkan itu dipakai sebatas syarat dari si pewakaf jika dia mensyaratkannya.

Dan jika tidak dipersyaratkan (oleh si pewakaf), maka dipakai sesuai ‘urf (kebiasaan) yang berlaku di masyarakat tersebut.

Dan perlu diperhatikan bahwa keberadaan sambungan (jek/colokan) listrik yang (memungkinkan) digunakan untuk charge handphone di masjid, tidak menunjukkan bahwa (tempat) wakaf-wakaf tersebut telah diijinkan untuk mencharge handphone.

Jek-jek tersebut sesungguhnya hanyalah disiapkan untuk kepentingan masjid seperti vacum cleaner atau mikrofon dan semisalnya. Dan tidak benar pendapat yang megatakan bahwa keberadaan jek listrik sudah menunjukkan ijin penggunaannya.

Juga (sisi negatifnya), bahwa dibukanya pintu ini (bolehnya memakai listrik masjid) akan membebani masjid dengan anggaran yang cukup besar. Dan jangan sekali-kali ada yang mengatakan,

” Sesungguhnya charge handphone itu tidak ada beban (listriknya)” dan hendaknya dia perhatikan betapa banyak orang yang menggunakan handphone.”

Rujukan :

Fatwa-fatwa dan risalah risalah Asy-syaikh Muhammad bin Ibrahim Alusy Syaikh (Jilid 9 halaman 70)

Dan Liqa’ Babil Maftuh nomer 168 bersama Asy-syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, Kamis, 22 Jumadil Akhirah 1418 H

Wallahu a’lam

?مســـألة_مهمة ?

?ما حكم شحن الجوال (الهاتف النقال) من كهرباء المسجد ؟

✍?ج:لا يجوز شحن الجوال من كهرباء المسجد لأن كهرباء المسجد لا يجوز أن تستغل في الأمور الشخصية فلا يجوز لشخص مثلاً أن يمد خطاً من كهرباء المسجد إلى بيته والأصل عند العلماء أن المال الموقوف يستعمل حسب شرط الواقف إن كان هنالك شرط له فإن لم يكن له شرط فيستعمل المال الموقوف حسب ما تعارف الناس عليه وينبغي التنبيه إلى أن وجود الوصلات الكهربائية التي توصل بها الهواتف لشحنها لا يدل على أن الأوقاف قد أذنت في شحن الجوالات فهذه الوصلات إنما وضعت لخدمة المسجد من استخدام المكنسة الكهربائية أو مكبر الصوت ونحو ذلك ولا يصح القول بأن وجودها إذن للناس باستعمالها. كما أن فتح هذا الباب للناس يعني تحميل المساجد مصاريف عالية ولا يقولن أحد إن شحن الجوال ليس مكلفاً وعليه أن ينظر إلى كثرة الجوالات مع الناس
.
راجع: فتاوى ورسائل محمد بن إبراهيم آل الشيخ – (ج 9 / ص 70)،

و لقاء الباب المفتوح رقم 168 للشيخ : محمد بن صالح العثيمين الخميس هو الثاني والعشرون من شهر جمادى الآخرة عام (1418هـ)

والله أعلى وأعلم

•┈┈┈••✵☁✵••┈┈┈•

Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah

Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Android berikut ini 

Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini


Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY