Bolehkah Makan Aqiqah Anak Sendiri dan Apakah Harus Mencukur Rambut Saat itu Juga ? 

0
114

Bolehkah Makan Aqiqah Anak Sendiri dan Apakah Harus Mencukur Rambut Saat itu Juga ?

Pertanyaan :

Apakah boleh bagi kedua orang tua bayi memakan daging aqiqah ? Apakah diwajibkan mencukur dan penyembelihan hewan aqiqah dilakukan pada hari yang sama ?

Jawaban :

Pertama :

Dibolehkan bagi kedua orang tua untuk memakan daging aqiqah, berdasarkan perkataan ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha- dalam masalah aqiqah :

يجعل جدولاً يُؤكَل ويُطعَم ” رواه ابن أبي شيبة في المصنف / 5

“Dibuat jadwal untuk dimakan dan dibagikan”. (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf: 5)

Pengarang al Qomus berkata: “Al Jadwal adalah tulang yang belum di potong-potong dan tidak dicampur dengan yang lainnya”. (Al Qomus al Muhith: 975)

Syaikh Muhammad Sholeh Al Utsaimin rahimahullah berkata : “ Jadwal adalah semua anggota tubuh (hewan) yang tulangnya belum dipotong-potong, dan dipotongnya sesuai dengan persendian”. ( Asy Syarhul Mumti’: 545)

Disebutkan dalam Fatawa Lajnah Daimah: 11/443 dengan redaksi sebagai berikut:

“Bagi yang melaksanakan aqiqah boleh membagikan dagingnya dalam keadaan mentah atau sudah dimasak kepada para orang-orang fakir, para tetangga, kerabat dan teman-teman, dia dan keluarganya boleh memakannya juga, dia juga boleh mengundang orang-orang fakir dan orang-orang kaya dan menghidangkan kepada mereka baik di rumahnya atau di tempat lain, dalam masalah ini diberikan keleluasaan”.

Kedua :

Termasuk yang disunnahkan untuk mencukur rambut bayi laki-laki pada hari yang ke tujuh, demikian juga disunnahkan untuk menyembelih hewan aqiqah pada hari yang sama; berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

” كل غلام رهينة بعقيقته تُذبح عنه يوم سابعه ، ويُسمى فيه ويُحلق رأسه ” رواه الترمذي (1522) وأبو داوود (3838) وصححه الألباني في إرواء الغليل (1165 (

“Setiap bayi laki-laki tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, diberi nama dan dicukur rambutnya”. ( HR. Tirmidzi: 1522 dan Abu Daud: 3838 dan dishahihkan oleh Albani dalam Irwa’ul Ghalil: 1165)

Jika diberi nama dan disembelih hewan aqiqahnya tidak pada hari ke tujuh maka tidak masalah, demikian juga jika disembelih pada hari tertentu dan di cukur pada hari yang lain juga tidak apa-apa.

Ibnu Abdil Bar Rahimahullah berkata : “Sedangkan mencukur rambut bayi pada saat aqiqah, para ulama telah menyatakan hal itu sunnah”. (Tuhfatul Maudud / Ibnu Qayyim: 67)

📚 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Munajjid

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
  • Tanya Jawab Seputar Universitas Islam Madinah ke +62 8533 7555 132 atau klik ini 
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 8533 7555 132
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 8533 7555 132

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.