​Adakah Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban ?

0
423

Adakah Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban?

Syaikh Al-‘Allamah Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin berkata :

في فضل ليلة النصف منه، وقد وردت فيه أخبار قال عنها ابن رجب في اللطائف بعد ذكر حديث علي السابق: إنه قد اختلف فيها، فضعفها الأكثرون، وصحح ابن حبان بعضها وخرجها في صحيحه

” Sehubungan engan keutamaan malam nishfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban), maka telah diriwayatkan padanya khobar-khobar yang disebutkan oleh Ibnu Rojab dalam kitab beliau “Al-Latho’if” setelah menyebutkan hadits ‘Ali yang telah lewat, Bahwa para Ulama berselisih pendapat dalam menghukumi derajat riwayat-riwayatnya.

Mayoritas Ulama mendho’ifkannya (melemahkannya), sementara Ibnu Hibban menshohihkan sebagian riwayatnya dan mengeluarkannya dalam kitab Shohih beliau.

ومن أمثلتها حديث عائشة رضي الله عنها وفيه: أن الله تعالى ينزل ليلة النصف من شعبان إلى سماء الدنيا، فيغفر لأكثر من عدد شعر غنم كلب، خرجه الإمام أحمد والترمذي وابن ماجه، وذكر الترمذي أن البخاري ضعفه، ثم ذكر ابن رجب أحاديث بهذا المعنى وقال: وفي الباب أحاديث أخر فيها ضعف. اهـ وذكر الشوكاني أن في حديث عائشة المذكور ضعفاً وانقطاعاً

Di antara riwayat-riwayat tersebut ialah hadits ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha, “ Bahwa Allah ta’ala turun ke langit dunia pada malam pertengahan bulan Sya’ban. Maka Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang jumlahnya lebih banyak dari bulu kambing bani Kalb.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah.

Namun At-Tirmidzi menegaskan bahwa Al-Imam Al-Bukhori mendho’ifkan riwayat ini. Kemudian Ibnu Rojab menyebutkan hadits-hadits lain yang semakna dengannya, dan beliau berkata, “ Dalam bab ini terdapat hadits-hadits lain yang padanya ada kelemahan.”

Demikian pula Al-Imam As-Syaukani menegaskan, “ Bahwa dalam hadits ‘Aisyah ini terdapat kelemahan dan keterputusan sanad.”

وذكر الشيخ عبد العزيز بن باز حفظه الله تعالى أنه ورد في فضلها أحاديث ضعيفة لا يجوز الاعتماد عليها، وقد حاول بعض المتأخرين أن يصححها لكثرة طرقها ولم يحصل على طائل، فإن الأحاديث الضعيفة إذا قدر أن ينجبر بعضها ببعض فإن أعلى مراتبها أن تصل إلى درجة الحسن لغيره، ولا يمكن أن تصل إلى درجة الصحيح كما هو معلوم من قواعد مصطلح الحديث

Syaikh Al-‘Allamah Abdul ‘Aziz bin Baz berkata, “ Mengenai keutamaan malam pertengahan bulan Sya’ban telah diriwayatkan padanya hadits-hadits yang dho’if (lemah) dan tidak boleh bersandar dengannya. Namun ada sebagian Ulama dari kalangan muta’akkhirin menshohihkan riwayat-riwayat tersebut dengan alasan banyaknya sanad atau jalur periwayatannya. Kendati demikian, alasan tersebut tidaklah memberi faidah apa-apa, karena sebetulnya hadits-hadits dho’if bila saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya maka paling tinggi derajatnya “Hasan Lighoirih”, tidak mungkin sampai kepada derajat “Shohih” sebagaimana hal ini telah ma’lum dalam ka’idah-ka’idah mustholah hadits.” ( Majmu’ Fatawa wa Rosa’il 20/25-33)

Andai kata shohih riwayat keutamaan malam nishfu Sya’ban maka para Ulama telah menegaskan tidak adanya amalan-amalan yang khusus dilakukan pada malam tersebut.

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.