Beginilah Syi’ah melecehkan Allah dan berlebihan Kepada Imam Mereka

0
2282

Berikut adalah bebapa kutipan dari kitab-kitab syi’ah yang saya copy dari Muslim.or.id. Dari membaca kitab-kitab ini, Insya’Allah ta’ala kita dapat mengetahui kesesatan-kesesatan Syi’ah. Di antara ke kurang ajaran mereka adalah menghina Allah Ta’ala dengan membuat riwayat-riwayat palsu dari Muhammad Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasalam, Ali Ibn Abi Thalib radhiallahuanhu, para sahabat, dan ulama-ulama lain.

Para Imam Maha Mengetahui

Al Kulainy dalam kitabnya al-Kaafi -yang mana ini merupakan kitab yang paling shahih menurut Rafidhah-, dia telah mengkhususkan di dalamnya bab-bab yang menguatkan sikap ekstrem tersebut. Contohnya: di

jilid I, hal 261, dia berkata, “ Bab bahwasanya para imam mengetahui apa yang telah lalu dan apa yang akan datang, serta bahwasanya tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi dari pengetahuan mereka.”

Dia juga telah meriwayatkan dalam halaman yang sama dari sebagian sahabat-sahabatnya bahwa mereka mendengar Abu Abdillah ‘alaihis salam ( yang dia maksud adalah Ja’far ash-Shadiq) berkata, “ Sesungguhnya aku mengetahui apa-apa yang ada di langit dan di bumi, aku mengetahui apa-apa yang ada di dalam surya dan aku mengetahui apa yang telah lalu serta yang akan datang.”

Dia juga berkata dalam jilid I, hal 258, “.” Bab bahwasanya para imam mengetahui kapan mereka akan mati dan mereka tidak akan mati kecuali dengan kemauan mereka sendiri

Para Imam Adalah Pemilik Dunia

Berkata al-Kasany dalam kitabnya ‘Ilm al-Yaqin fi Ma’rifati Ushul ad-Din jilid II, hal 597, “ Semua makhluk diciptakan untuk mereka (para imam), dari mereka, karena mereka, dengan mereka dan akan kembali kepada mereka. Karena -tanpa diragukan lagi- Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan dunia dan akhirat hanya untuk mereka. Dunia dan akhirat untuk mereka dan milik mereka dan Para manusia adalah budak-budak mereka!

Muhsin al-Khuwailidy dalam khotbah kufurnya di mana dia melekatkan kepada Ali sifat-sifat rububiyah Allah, “ Dan di antara khutbah-khutbahnya shallallahu ‘alaihi wa sallam: Aku mempunyai semua kunci hal-hal yang gaib, tidak ada yang mengetahuinya sesudah Rasulullah kecuali aku.

Aku-lah penguasa hisab, aku pemilik sirath dan mauqif,

aku pembagi (distributor) surga dan neraka dengan perintah Robb-ku.

Akulah yang menumbuhkan dedaunan dan mematangkan buah-buahan.

Akulah yang memancarkan mata air dan mengalirkan sungai-sungai.

Akulah yang menyimpan ilmu, akulah yang meniupkan tiupan pertama yang mengguncangkan alam,

Akulah sang petir, akulah shaihah.

Aku adalah Al Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya.

Akulah asma al-husna yang para hamba diperintahkan untuk berdoa dengannya.

Akulah yang memiliki sangkakala dan yang membangkitkan manusia dari dalam kubur.

Akulah penguasa hari kebangkitan.

Akulah yang menyelamatkan Nuh, yang menyembuhkan Ayub.

Akulah yang menegakkan langit dengan perintah Tuhanku.

Akulah si pemegang keputusan yang tidak dapat diubah, hisab para makhluk berada di tanganku. Para makhluk menyerahkan urusannya kepadaku.

Akulah yang mengokohkan gunung-gunung yang menjulang tinggi,
yang memancarkan mata air, dan yang menciptakan alam semesta.

Akulah yang membangkitkan para mayat, yang menurunkan kuburan.

Akulah yang memberi cahaya matahari, bulan dan bintang.

Akulah yang membangkitkan hari kiamat, yang mengetahui hal yang telah lalu dan yang akan datang.

Akulah yang membinasakan para raja lalim terdahulu dan yang melenyapkan negeri-negeri.

Akulah yang menciptakan gempa, yang membuat gerhana matahari dan bulan.

Aku pula yang menghancurkan fir’aun-fir’aun dengan pedangku ini.

Akulah yang ditugasi Allah untuk melindungi orang-orang lemah dan Allah perintahkan mereka taat kepadaku.”

Para Imam Maha Berkehendak

Berkata Imam mereka Ayatullah al-Khomeini di dalam kitabnya Al-Hukumah al- Islamiyah hal 52, “ Sesungguhnya para Imam memiliki kedudukan terpuji, derajat yang tinggi dan kekuasaan terhadap alam semesta, di mana seluruh bagian alam ini tunduk terhadap kekuasaan dan pengawasan mereka.”

Ali Adalah Tempat Bertawakkal dan Pemilik Hari Kiamat

Sulaim bin Qois dalam kitabnya hal 245 dengan‘gagahnya’ berdusta dengan perkataannya, Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada Ali, “ Wahai Ali, sesungguhnya engkau adalah ilmu pengetahuan Allah yang paling agung sesudahku, engkau adalah tempat bersandar yang paling besar di hari kiamat. Barang siapa bernaung di bawah bayanganmu niscaya akan meraih kemenangan. Karena hisab ( penghitungan amal ) para makhluk berada di tanganmu, tempat kembali mereka adalah kepadamu. Mizan ( timbangan amalan ), shirath ( Jalan yang mengantarkan para hamba ke surga ), dan al-mauqif ( Tempat berkumpulnya semua makhluk di hari akhir ) semua itu adalah milikmu. Maka barang siapa yang bersandar kepadamu, niscaya akan selamat dan barang siapa yang menyelisihimu niscaya akan celaka dan binasa! Ya Allah, saksikanlah 3x!”

Imam yang Memberikan Kesembuhan

Basim al-Karbalaiy menghasung dan mendorong orang-orang Rafidhah untuk pergi ke kuburan Ali radhiallahu anhu dan meminta kesembuhan darinya, berihram dan thawaf di sekitar kuburannya, “ Wahai yang berada di bawah kubah putih di kota Najaf! Wahai Ali! Barang siapa yang berziarah ke kuburanmu dan meminta kesembuhan darimu niscaya dia akan sembuh!”

Diantara kekurang Ajaran mereka yang lain

Berkata Ni’matullah al-Jazairy dalam kitabnya al-Anwar an-Nu’maniyah (jilid I, hal 30), Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “ Demi Allah, sesungguhnya aku bersama Ibrahim ketika dilemparkan ke dalam api dan akulah yang menjadikan api itu dingin serta menyelamatkan. Aku juga bersama Nuh di kapalnya lantas akulah yang menyelamatkan dia dari ketenggelaman. Aku juga bersama Musa, lantas aku ajarkan Taurat kepadanya. Aku jugalah yang menjadikan Isa berbicara saat dia masih dalam buaian, kemudian kuajarkan Injil padanya. Akulah yang bersama Yusuf di dalam sumur, lantas kuselamatkan dia dari tipu daya saudara-saudaranya. Dan aku bersama Sulaiman di atas permadani, kemudian aku hembuskan angin baginya.”

 

Setelah kita membaca dan Menyimak uraian di atas tentang penghinaan syiah kepada Allah dan kekurang ajaran mereka, masih kah kita menganggap Syiah itu tidak Sesat ? Bahkan dengan syiah melecehkan Allah Rabb Semesta alam ?

  • Artikel ini diposting oleh Website Seindah Sunnah
  • Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
Segera daftarkan nomer antum untuk mendapatkan Broadcast Dakwah WhatsApp Seindah Sunnah, klik ini
  • Kurma Ajwa Nabi Asli Madinah Grosir dan Eceran klik ini
Dukung Seindah Sunnah dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • IKLAN di Website ini hubungi WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0454-730-654 a.n. Musa Jundana
  • Mohon untuk konfirmasi donasi ke WhatsApp berikut : +62 853 2525 8908

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.