Bimbingan Islam : Hak Sesama Muslim

0
1141

Kitaabul Jami’ adalah bagian terakhir dari Kitab Bulughul Maraam karya Ibnu Hajar Al-Asqalani. Bulughul Maram dikenal sebagai kitab yang berisi kumpulan hadits fiqih, namun khusus pada Kitaabul Jami’ ini tidak berisi tentang hadits fiqih namun cenderung pada hadits yang berhubungan dengan adab, akhlak yang baik dan mulia dan akhlak buruk yang harus dijauhi. Hal ini seolah-olah dimaksudkan oleh Ibnu Hajar bahwa jika seseorang telah menguasai masalah fiqih, hendaknya dia memiliki adab dan akhlak yang mulia.

Al-jaami’ secara bahasa berarti yang mengumpulkan atau yang mencakup. Dikatakan Kitaabul Jaami’ karena kitab ini mencakup enam bab yang berkaitan dengan akhlak, yaitu:

  1. Bab Adab : Tentang adab

  2. Bab Biirul Wasiilah : Tentang bagaimana berbuat baik dan bagaimana bersilaturahmi

  3. Bab Zuhud Wal Wara’ : Tentang zuhud dan sifat wara’

  4. Bab Tarhib Min Masaawil Akhlaq : Tentang akhlak yang buruk

  5. Bab Targhib Min Makaarimul Akhlaq : Tentang motivasi untuk memiliki akhlak yang mulia

  6. Bab Dzikir Wa Du’a : Tentang dzikir dan doa

Bab Adab

Bab ini mencakup hadits-hadits yang menjelaskan adab-adab dalam agama islam.

Hadits Pertama :

حق المسلم على المسلم ست : إذا لقيته فسلم عليه، وإذا دعاك فأجبه، وإذا استنصحك فانصح له، وإذا عطس فحمد الله فسمته، وإذا مرض فعده وإذا مات فاتبعه

” Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada enam, jika engkau bertemu dia maka berilah salam kepadanya, jika dia mengundangmu maka engkau harus memenuhi undangannya, jika dia meminta nasehatmu maka nasehatilah, jika dia bersin kemudian mengucapkan “alhamdulillah” maka jawablah “yarhamukalloh”, jika dia sakit maka jenguklah dia, jika dia meninggal maka ikutilah jenazahnya (HR. Muslim).

Enam hak di sini bukan bermaksud membatasi hak sesama muslim hanya sejumlah itu, namun menunjukkan perhatian Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam akan enam hal tersebut. Maksud hak di sini adalah perkara yang hendaknya tidak ditinggalkan, bisa  termasuk perkara wajib atau perkara yang mustahab.

Mengucapkan salam kepada sesama muslim adalah amalan yang sangat mulia. Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya :

” Kalian tidak akan masuk surga kecuali kalian beriman. Dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maka aku tunjukkan kepada kalian suatu perkara, jika kalian melakukannya kalian akan saling mencintai yaitu sebarkanlah salam di antara kalian “

Di antara amalan yang paling mulia adalah memberi makan kepada fakir miskin, kemudian berilah salam kepada orang yang kau kenal dan orang yang tidak kau kenal.

Bahkan, salah satu tanda hari kiamat adalah orang hanya memberi salam kepada orang yang dia kenal. Abdullah bin Salam seorang sahabat dari Yahudi yang masuk islam mengatakan, tatkala Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam masuk Madinah, pertama kali kalimat Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam yang terdengar adalah : Wahai manusia, tebarkanlah salam di antara kalian

Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :

Audio Hak Sesama Muslim

Sumber : Audio pada Whats App Grup BIAS Group N01-57 oleh Ustadz Firanda Andirja Lc. MA

Artikel Ini Di Posting oleh Website Seindah Sunnah
_______________________
Mohon menyebutkan link dari kami jika antum mengutip dari kami
_______________________
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654

Mohon konfirmasi setelahnya ke : Email : [email protected] atau Facebook Seindah Sunnah